sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjh1wv-0kqZeU3JkPMYFveiuuzsPwCp3nbpC1nHa11REwFsWD-XCgtuhmNuy8pOOP1D3bhrAO3O3i1fJmJ1DJLGFKl9wNlAKRGPocCrouM-hGGk8Mup7swHniJca3lJlo09xHk8BzNuQc0/s1600/karikatur-131011-melepas-koruptor2.jpg
Tikus kantor
beranak pinak sampai ke selempitan got terjauh. Pernyataan tersebut bukanlah
hal asing lagi karena memang banyak kepala daerah yang korupsi. Kepala daerah,
masyarakat, dan system? Manakah yang paling bersalah?.
Berbicara
system tidaklah salah namun kurangnya perketatan pihak berwenang. Kepala daerah
pun tidak salah karena longgarnya system. Sedang masyarakat pun tak salah
karena rasa percaya terhadap sesama yang sangat tinggi. Kesalahan tertumpu pada
satu hal. Sudah sadarkah “MANUSIANYA?”
Hingga
sebabkan perkembang biakan menyeluruh dan merata. Sudah menjadi tugas kita
sebagai”MANUSIA” agar tak terjadi pernakan tikus yang lebih menyeramkan
daripada ini.
Basmi tikus kantor, tuntaskan Koruptor!

0 Comments