Tuhan
di malam yang semakin pekat dan mencekat ini izinkan aku menengadah
meminta dengan egois padamu sembari berdoa dan berharap dihapuskan segala resah
Hambamu yang yakin ini ingin dia, ya dia
yang dulu pernah duduk sebangku dengan saya di masa SMA
untuk duduk lagi di sini disamping saya, di depan ornag banyak
di atas kursi kermata bernama kursi pelaminan.
bukan sekadar obral janji seperti MATAHARI
di akhir tahun masehi, atau pasar pasar di pinggiran kota santri.
atau pula para calon calon DPR RI
dia adalah seorang wanita yang dengan derasnya menyerap segala cinta
dari hati yang pernah terluka ini ya tuhan
hamba hanyalah seorang yang tak pernah rasakan cinta
meminta dengan tangan tengadah penuh harapan
semoga pagi, tersenyum lebih berseri
semoga dia datang bersama kabar gembira
semoga dia tak lagi pergi hilang tanpa arah.
tuhan
di malam yang semakin peka dan mencekat ini izinkan aku menengadah
0 Comments