Ikrarku Hari Ini

sang surya tegak di atas kepala
menghangatkan minda
pecahkan masalah dalam jiwa
menyetan rangkaikan sebuah kata
"tuju apa yang ingin kau tuju
baik ruang ataupun hakikat waktu"
kemudian kuputuskan mengaji dunia
asingkan perasaan cinta
karangkan sukma dari suka lara
yang terus mendera bagai ombak yang mendebur ria
kubumikan jiwa serahkan pada-Nya
sang pencipta yang satu mahaesa
ilahi rabbi dzat yang mahakusa pembolak balik hati
perombak ruang waktu yang sudah jadi
ku tanamkakan keihlasan hati
ku enyahkan secuil kerikil iri dengki
ku ranumkan perlahan keindahan tak terpungkiri
demi mencapai tujuan akhirat nanti
dan kutancapkan sekali lagi
"sudah cukup dengan rakusnya hati
memakan segala lidah iblis dan setan durjana, waktunya kembali
kepada apa yang dulu diwariskan ilahi rabbi"
hari ini, ikrarku menggetarkan diri
bagai ayam di pagi hari
memanggil mentari, lisanku berteriak keras sekali
"aku tak ingin diringkus sepi
dimakan iri dengki, ditelan bulat penyesalan diri"
ini aku menyerah diri
pada sang penguasa alam raya ini

-agar engkau tau-     .MR.N.

You Might Also Like

0 Comments