Membatin



Aku manusia lumpur kotoran
Basuh tubuhku tak usah di pertanyakan
Pagi petang ialah lumpur di siramkan
Nikmat rasa hingga datang masa ingin kulupakan
Mencoba kata baru ialah “membersihkan”
Kini masihlah sama jika di katakan
Meski terlihat namun di samar samarkan
Perang batin terus bersahut berkecambukan
Mencari makna pembaharuan
Agar tercipta dalam khidmat kesucian
Menengadah harap masa ditangguhkan
Harap cemas karna nafsu datang sesergapan
Kini lumpur membayang dalam otak pikiran,
Hangat nikmat sensasi elok gemerlapan
Hati mati berbujur kaku sasaran emosi terluapkan,
Hikayat berkicau tak bernafas menyebutkan
Meski sedikit namun sudah tersisihkan
Bujuk rayu dari para iblis kesesatan
Ingin ku bunuh rasa yang terselipkan
Antara aliran darah yang memprihatinkan
Tak gentar meski taruhannya jantungan
Ku pertaruhkan segala tuk sebuah perubahan
Hingga habis tak tersisa rasa dan bau lumpur juga kotoran              

You Might Also Like

0 Comments